This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sunday, August 3, 2014

note of life : kekuasaan

Salam dari Sahabat

Hidup itu seperti roda mobil. Terus berputar dan tidak pernah berhenti. Selalu ada yang di atas dan di bawah. Sama seperti kita yang kadang tenar dan kadang terasingkan. Kalau di pikir-pikir manusia selalu ingin diatas dan itu sudah selalu jadi kodrat manusia tapi dahulu kala ketika adam dan hawa di ciptakan mereka berdua tidak pernah berniat untuk mengusai satu sama lain. Bahkan adam yang merasakan kesepian ditaman firdaus meminta hawa kepada Tuhan bukan untuk dia kuasai tapi untuk menjadi pendampingnya. sampai sekarang dari mana sifat ingin menguasai manusia pada zaman ini? jawabannya dari rasa iri terhadap orang lain, ketika kita melihat orang lain sukses dengan segala kepunyaannya maka kita menjadi buta akan rasa ingin mengusai lebih banyak dari orang lain tersebut. Hal itu juga yang terkadang membuat kita menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekuasaan tersebut. Mulai dari menindas, membunuh, mencuri, dan cara cara licik lainnya menjadi halal demi kekuasaan. Sebenarnya kekuasaan bukanlah barang yang susah didapatkan jika kita jujur, tekun, dan ikhlas. Dari berbagai cara yang semestinya kita harus lakukan, bisa di peroleh kekuasaan  yang absolut dan murni buka dengan menjatuhkan satu sama lain. Belajar dari kehidupan sekitar yang sebenarnya, kekuasaan itu bisa timbul dengan sendirinya ketika kita menjadi bijak dan jadi seorang panutan didalam kehidupan sendiri. Dengan cara yang semestinya ini maka sebuah kekusaan akan timbul dengan sendirinya. Kekusaan yang murni timbul dari rasa ingin menunjukan kebijaksanaan tanpa rasa ingin menguasai satu sama lain, tanpa harus menginginkan kepunyaan orang lain, tanpa harus menghalalkan segala cara, dan tanpa harus ingin menindas satu sama lain. Pesannya adalah jika kita ingin mengusai orang lain maka kita adalah orang yang gagal untuk menguasai diri sendiri dan jika ingin menguasai kebijakan dan kebajikan di dalam diri sendiri maka kita akan berhasil mendapatkan kekuasaan murni. Biarlah kekuasaan itu mengikuti kita bukanlah kita yang mengikuti kekuasaan.

Ilmu dari Seorang Sahabat untuk mengingatkan sahabat lainnya.

Saturday, March 9, 2013

Constant Diusir, Milan Menang 2-0 di Genoa

GENOA, KOMPAS.com
— Dalam keadaan cedera, Giampaolo Pazzini mencetak gol pada menit ke-22, yang ikut membawa AC Milan menang 2-0 atas Genoa, pada pertandingan Serie-A di Luigi Ferraris, Jumat (8/3/2013). Tiga menit setelah mencetak gol, Pazzini digantikan Mario Balotelli.

Pazzini cedera akibat pelanggaran Daniele Portanova pada menit ke-18. Atas pelanggaran itu, Portanova mendapat kartu kuning.

Setelah mendapatkan perawatan medis, Pazzini kembali bermain dan mampu membawa timnya unggul dengan tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti, memanfaatkan bola hasil tendangan Mattia De Sciglio yang diantisipasi Daniele Portanova.

Gol kedua Milan diciptakan oleh Mario Balotelli pada menit ke-61. Setelah menguasai umpan Christian Zapata, Balotelli sempat mengolah bola, sebelum melepaskan tendangan kaki kanan di tengah kotak penalti, yang membuat bola melesat diagonal ke sudut kanan bawah gawang Sebastien Frey.

Milan mendominasi, tetapi kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama. Mereka hanya menciptakan dua tembakan, yang semuanya akurat. Selain tembakan Pazzini yang berujung gol, peluang lainnya adalah tembakan M'baye Niang pada menit ke-20, yang dijinakkan Frey.

Genoa sendiri kesulitan menembus benteng Milan. Mereka mencoba mengatasi kebuntuan dengan tembakan-tembakan jarak jauh, kecuali tembakan Andrea Bertolacci pada menit kesembilan, yang bisa diantisipasi Christian Abbiati.

Pertandingan pada awal babak kedua tampak lebih terbuka. Kedua kubu beberapa kali bertukar serangan, yang berujung ancaman.

Genoa lebih dulu mengancam melalui tembakan Cesare Bovo yang membentur tiang pada menit ke-50. Milan membalas melalui tembakan jarak jauh Balotelli pada menit ke-53, yang melesat ke atas gawang.

Semenit setelahnya, Marco Borriello melihat tembakannya dipatahkan Abbiati. Milan baru bisa membalas ancaman itu pada menit ke-60, melalui tembakan Mathieu Flamini yang ditepis Frey ke belakang gawang. Tendangan sudut ini merupakan awal terciptanya gol Balotelli.

Pada menit ke-64, Kevin Constant terjatuh setelah berkontak fisik dengan Bovo dalam perebutan bola. Kedua pemain itu kemudian berselisih sehingga masing-masing mendapatkan kartu kuning. Constant memprotes keputusan wasit dan atas tindakan itu mendapatkan kartu kuning kedua.

Dengan jumlah pemain lebih banyak, Genoa bermain lebih agresif. Mereka bisa menekan Milan dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, Milan mampu bertahan dengan baik sehingga skor 0-2 bertahan hingga peluit berbunyi panjang.

Susunan pemain
Genoa: 1-Sebastien Frey; 5-Andreas Granqvist, 24-Emiliano Moretti, 90-Daniele Portanova; 3-Cesare Bovo (19-Cristóbal Jorquera 69), 8-Juan Vargas, 13-Luca Antonelli, 26-Mattia Cassani (17-Ciro Immobile 59), 28-Daniel Tozser; 22-Marco Borriello, 91-Andrea Bertolacci

Milan: 32-Christian Abbiati; 2-Mattia De Sciglio, 5-Philippe Mexes (76-Mario Yepes 45+2), 17-Christian Zapata, 21-Kevin Constant; 4-Sulley Muntari, 16-Mathieu Flamini, 18-Riccardo Montolivo; 11-Giampaolo Pazzini (45-Mario Balotelli 25), 19-M'baye Niang, 92-Stephan El Shaarawy (20-Ignazio Abate 68)

Wasit: Antonio Damato

Menang atas La Coruna, Barca Tatap Milan

BARCELONA, KOMPAS.com - Barcelona berhasil menaklukkan Deportivo La Coruna dengan skor 2-0 pada lanjutan Liga BBVA di Camp Nou, Sabtu atau Minggu (10/3/2013) dini hari WIB. Ini merupakan kemenangan pertama Barca usai menelan kekalahan beruntun dalam dua laga El Clasico melawan Real Madrid.
Hasil ini juga menjadi modal penting saat Lionel Messi dan kawan-kawan menjamu AC Milan pada putaran kedua babak 16 besar Liga Champions, Selasa (12/3/2013). Laga ini krusial untuk Barcelona, mengingat pada leg pertama mereka kalah 0-2, di San Siro, 20 Februari 2013.
Dalam pertandingan ini, Asisten Pelatih Barcelona, Jordi Rouara, memutuskan mencadangkan Lionel Messi. Alexis Sanhez, David Villa, dan Christian Tello mengisi barisan depan El Barca. Tanpa Messi, Barca cukup kesulitan mencetak gol, setidaknya hingga menit ke-20. Padahal, Cesc Fabregas dan kawan-kawan memiliki sejumlah peluang emas.

David Villa memiliki peluang emas setelah lolos dari jebakan offside pada menit ke-24. Tinggal berhadapan dengan kiper, Villa gagal mencetak gol setelah tembakannya masih bisa diblok kiper Daniel Aranzubia.

Usaha Barca baru membuahkan hasil setelah  Alexis Sanchez menaklukkan Aranzubia pada menit ke-38. Gol berawal dari tandukan Sanchez memanfaatkan umpan silang yang dilepaskan Alves. Namun, tandukan Sanchez bisa diblok oleh Aranzubia dan menghasilkan bola liar. Berdiri bebas, penyerang asal Cile tersebut menjemput bola dan menyarangkannya.

Gol ini membuat Barca semakin percaya diri. Sebuah serangan yang disusun rapi nyaris melahirkan gol pada menit ke-43. Sayangnya, Villa kurang baik dalam menyelesaikan umpan terukur yang dilepaskan Sanchez. Tembakan Villa masih melayang di atas mistar Super Depor. Itu menjadi peluang terakhir pada babak ini. skor 1-0 untuk keunggulan Barca bertahan sampai jeda.
Pada babak kedua, Roura memasukkan Messi dan Andres Iniesta untuk menggantikan Villa dan Thiago. Messi berhasil mencetal gol saat memanfaatkan bola rebound dari tembakan Iniesta pada menit ke-74. Gol tersebut dianulir karena pemain asal Argentina tersebut dinggap dalam posisi offside, sebelum melepaskan tembakan.
Messi akhirnya benar-benar mencetak gol pada menit ke-88. Dari luar kotak penalti, Messi menyodorkan bola kepada Sanchez. Sanchez kemudian mengirimkan bola kembali kepada Messi yang merangsek masuk ke dalam kotak penalti. Begitu menguasai bola, Messi menchip bola ke sisi kiri gawang yang membuat Aranzubia kesulitan mengahalau bola. Ini menjadi gol ke-40 Messi di Liga BBVA.  Gol ini sekaligus memateraikan kemenangan Barca dengan skor 2-0.

Susunan Pemain
Barcelona (4-3-3):
13-Jose Manuel Pinto; 2-Dani Alves, 5-Carles Puyol, 14-Javier Mascherano, 21-Adriano; 4-Cesc Fabregas (Busquets 75), 11-Thiago (Andres Iniesta 67), 25-Alex Song; 7-David Villa (Messi 62), 9-Alexis Sánchez, 37-Cristian Tello
Pelatih: Jordi Roura (asisten)

Deportivo (4-2-3-1): 1-Daniel Aranzubia; 2-Manuel Pablo; 6-Aythami Oliva, 19- Silvio, 28-Insua; 9-Pizzi, 12-Paulo Assuncao, 14-Abel Tapias, 16-Bruno Gama, 21-Juan Valeron (Javi Cumunas 62); 25-Nelson Oliveira
Pelatih: Jose Luis Oltra

Friday, March 1, 2013

Muntari Bidik Kesuksesan di Liga Champions

Milan - Gelandang AC Milan, Sulley Muntari, yakin timnya juga punya kesempatan untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Namun, untuk saat ini, Milan akan fokus ke Barcelona dulu.

Milan punya modal bagus untuk terus bertahan di Liga Champions. Mereka mengalahkan Barca 2-0 di leg pertama babak 16 besar. Asal tidak kalah dengan selisih tiga gol di Camp Nou, Rossoneri akan melaju ke perempatfinal.

Menurut Muntari, tak ada alasan Milan tak bisa lolos sampai final dan jadi juara. Dia menegaskan bahwa timnya akan berjuang untuk mewujudkannya.

"Bisakah kami memenangi Liga Champions? Segalanya mungkin dan kami akan mencobanya," ujar Muntari seperti dikutip Football Italia.

"Untuk sekarang, kami harus memikirkan soal Seri A dan kemudian kami harus pergi ke Spanyol dan memastikan lolos ke babak berikutnya," kata pemain asal Ghana ini.

Milan akan menjamu Lazio dalam lanjutan Seri A, akhir pekan ini. Mereka akan menghadapi Barca di Camp Nou pada 12 Maret mendatang.

Dortmund Siap Persulit Bayern

Jakarta - Dengan besarnya keunggulan dari rival-rivalnya, Bayern Munich menduduki pole position untuk keluar sebagai juara liga musim ini. Namun demikian, Borussia Dortmund bertekad untuk mempersulit Bayern.

Die Roten boleh dibilang hampir dipastikan akan menjuarai Bundesliga. Saat ini, Bayern masih bertengger di peringkat teratas dengan unggul 17 poin dari rival terdekatnya, Dortmund dan baru sekali kalah.

Pasukan Jupp Heynckes itu juga berpotensi meraih gelar di Piala Jerman setelah memastikan diri lolos ke babak semifinal usai menyingkirkan Dortmund 1-0 dan berpeluang melaju ke perempatfinal Liga Champions setelah menang di markas Arsenal 3-1 di laga leg I babak 16 Besar.

Juergen Klopp tak memikirkan "jurang besar" antara Dortmund dengan Bayern karena beberapa liga di Eropa pun demikian. Yang jelas, Klopp mengatakan Dortmund akan selalu memberikan tekanan besar kepada Bayern di sisa musim.

"Sampai kini, kami belum mampu memperpendek jarak dengan mereka. Memang jarak yang ada cukup besar tapi itu seperti liga-liga Eropa lainnya," ucap pelatih Die Borussen ini seperti dilansir Soccer Way.

"Saya tidak tahu jika orang-orang di Italia berpikir bahwa kekuatan relasi di sepakbola Italia sudah bersihkan hanya karena Juventus sedang jauh memimpin di pucuk klasemen. Atau Manchester United, contoh lainnya."

"Kami akan mencoba terus membuat segalanya sangat tidak nyaman buat mereka -- lebih tidak nyaman lagi daripada pertandingan kemarin," ungkap Klopp.

Dortmund punya kesempatan memperpendek selisih angka menjadi 14 dengan Bayern di akhir pekan ini. Marco Reus dkk. akan menjamu Hannover di Signal Iduna Park, Sabtu (2/3) sekaligus untuk bangkit dari kekalahan di Piala Jerman.

"Kami memang layak mendapat kekalahan. Dalam beberapa hal kami cukup oke tapi hal lainnya tidak -- tapi masih ada banyak hal yang bisa kami tingkatkan," sambung pelatih berkacamata ini.

"Pertandingan itu sudah berakhir, jadi kompetisi akan dimulai lagi musim depan. Sekarang kami harus fokus pada laga melawan Hannover."

Alonso Soal Mourinho, Gaya Main Madrid, & La Decima

Madrid - Gelandang Real Madrid, Xabi Alonso, bercerita soal figur Jose Mourinho di dalam tim. Dia juga mengungkapkan bagaimana Madrid bermain di atas lapangan dan tentang target titel Liga Champions kesepuluh.

Mourinho mulai bekerja di Madrid pada tahun 2010. Hingga saat ini, dia sudah mempersembahkan satu gelar La Liga, satu Copa del Rey dan satu Piala Super Spanyol untuk Los Blancos.

"Dia adalah seorang pemimpin. Saat tim mendukung pelatihnya dan meyakini ide-ide yang dia bawa ke tim, maka itulah seorang pemimpin sejati," ujar Alonso seperti dikutip AS.

"Dan begitulah pelatih kami. Bagi saya dia adalah salah satu yang terbaik di dunia. Saya selalu terkesan dengan kemampuannya untuk berempati dengan para pemain, itu adalah sesuatu yang sangat sulit untuk dilakukan," terangnya.

"Dia memiliki pemahaman yang luar biasa terhadap berbagai taktik, dan bisa memanfaatkan semuanya di dalam sebuah pertandingan," kata eks pemain Liverpool itu.

Alonso juga punya penjelasan terkait perbedaan gaya main Madrid, Barcelona, dan tim nasional Spanyol. Dia menegaskan timnya tak mengadopsi gaya tiki-taka.

"Tiki taka bukan gaya kami. Kami memiliki tujuan yang jelas, yakni untuk masuk ke area tim lawan," jelasnya.

"Bersama Real Madrid, kami mengubah permainan sangat cepat, dengan umpan-umpan panjang yang menciptakan banyak peluang. Timnas Spanyol berbeda, sepakbola kami berdasar pada menggerakkan bola secara terus-menerus sampai kami menciptakan peluang mencetak gol," kata Alonso.

Saat ditanya soal target titel Liga Champions kesepuluh Madrid-- yang biasa disebut La Decima, Alonso mengatakan bahwa hal itu adalah sesuatu yang penting untuk dicapai.

"Itu harusnya tidak berubah menjadi sebuah obsesi, karena itu tak akan bekerja dengan baik untuk Anda. Namun, itu adalah target yang penting," ujarnya.

"Kami tahu sudah beberapa tahun sejak Madrid terakhir memenangi Liga Champions. Tapi, itu bukan kompetisi yang mudah untuk dimenangi karena kami bersaing dengan klub-klub top di Eropa," tutur pemain berusia 31 tahun ini.

Jangan Dulu Pikirkan Barcelona, Milan!

Milan - AC Milan diperingatkan untuk tidak terpecah konsentrasinya dengan laga perdelapanfinal leg II kontra Barcelona di Liga Champions. Rossoneridiminta lebih dulu fokus di Serie A.

Milan berpeluang mematahkan seluruh asumsi dengan melewati salah satu favorit juara Eropa, Barca, setelah menang 2-0 di leg I di San Siro. Stephan El Shaarawy dkk. hanya butuh minimal hasil imbang untuk lolos ke babak berikutnya.

Namun, pertandingan keduanya dengan Los Cules baru akan digelar sekitar dua pekan lagi. Sedangkan di level domestik, Milan akan ditunggu dua pertandingan penting melawan Lazio, Minggu (3/3) dinihari WIB dan Genoa enam hari kemudian.

Milan kini masih berada di peringkat empat klasemen dengan koleksi 45 poin, terpaut dua poin dari Biancoceleste yang menempati satu strip di atasnya. Wakil presiden Milan Adriano Galliani mendesak timnya untuk lebih dulu fokus ke Lazio dan Genoa dalam upaya finis di zona Liga Champions.

"Kami tidak bisa memikirkan Barcelona sekarang karena kami memiliki dua pertandingan yang wajib dimenangi dengan melawan Lazio dan Genoa," terang Galliani seperti dikutip dari situs resmi Milan.

"Pertandingan selanjutnya (di Serie A) akan sangat penting. Tim posisi pertama melawan posisi kedua (Juventus vs Napoli) dan juga posisi ketiga melawan keempat (Lazio vs Milan). Kecuali Fiorentina, semuanya sedang oke."

"Ada beberapa tim yang ingin finis ketiga. Kami, Lazio, Inter, Fiorentina, Catania, Roma. Enam tim untuk satu posisi tiga. Ini adalah sebuah liga di dalam liga," sambung dia.