This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Wednesday, February 27, 2013

Swansea: Kobar Api Kehidupan

London - Dua belas tahun silam, tahun 2001, kami sekeluarga berkunjung ke Swansea, Barat Laut Wales. Kota yang sangat nyaman, indah dan sangat bersahabat. Tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Tujuan kami sebenarnya adalah Mumbles, sebuah daerah kecil di ujung selatan Teluk Swansea. Kami ingin napak tilas tempat hidup salah seorang penyair terkenal dari Inggris Raya, Dylan Thomas.

Sudah menjadi kebiasaan kami sekeluarga, karena kami semua penggemar bola, untuk setiap kali singgah di sebuah kota di Inggris Raya juga mengunjungi stadion sepakbola kota tersebut. Kalau ada dan layak dikunjungi tentunya.

Stadion klub sepakbola Swansea City FC sebenarnya tidak cukup layak untuk dikunjungi. Bukan untuk mengecilartikan klub ini. Vetch Field hanya berkapasitas untuk 11 ribuan penonton, agak terbengkelai dan layaknya puluhan klub serupa yang bertebaran di Inggris Raya, Swansea bagian dari penggembira sejarah panjang sepakbola di Inggris Raya. Swansea, walau secara geografis bagian dari Wales -- karenanya sebenarnya negara yang berbeda dari Inggris -- juga terpuruk di papan paling bawah dari divisi terendah liga profesional Inggris. Ancamannya saat itu Swansea akan terlempar dari liga profesional ke liga semi profesional.

Belum lagi, tidak seperti klub-klub besar di Inggris, saat itu tidak ada layanan tur stadion. Lha apa yang mau dipamerkan? Stadion "tidak istimewa", tidak ada piala untuk dipamerkan, tidak ada "sejarah luar biasa"’, toko cindera matanya kecil sekali dan hanya buka di hari pertandingan. Kalau kami kemudian berkunjung, itu hanya karena waktu itu ada jam lowong dan stadion hanya lima menit berjalan kaki dari tempat kami menginap.

Karena tidak ada layanan tur, kami hanya berjalan mengitari stadion. Tidak jauh berbeda dengan stadion sepakbola lain di Inggris, Vetch Field dikelilingi oleh perumahan penduduk. Saya samar-samar ingat, tempat masuk khusus pemain, ofisial maupun kalangan VIP ke stadion adalah gang sempit ukuran dua setengah meter di antara deretan rumah penduduk. Beberapa pegawai yang mengurusi stadion menatap kami dengan heran. Mungkin mereka berpikir, kok ya ada wajah asing seperti kami tertarik dengan stadion mereka. Saya sempat menanyakan apakah kami bisa masuk ke stadion untuk melihat kedalam. Mereka mengatakan harus meminta izin terlebih dahulu dengan atasan mereka. Walau mereka sangat ramah, tapi kami merasa terlalu menganggu sehingga memutuskan untuk membatalkannya.

Sejak peristiwa hampir 12 tahun silam itu, kita tahu Swansea telah mengalami kemajuan layaknya mimpi. Dari titik terbawah divisi liga profesional paling bawah mereka merangkak pelan ke papan tengah liga puncak profesional sepakbola Inggris. Naik tiga divisi dan sekitar 80 tangga posisi. Mereka sekarang mapan di sana. Mereka melakukannya dengan permainan yang atraktif. Bukan sekarang saja mereka bermain atraktif, tetapi sudah sejak hampir tujuh tahun silam ketika Roberto Martinez mulai memegang mereka dan diteruskan oleh Paulo Sousa, Brendan Rodgers dan kini Michael Laudrup. Sepertinya ada benang merah yang menghubungkan keempat manajer itu.

Swansea juga telah berpindah ke stadion Liberty yang lebih bagus. Dan setelah menunggu 101 tahun -- klub ini berdiri tahun 1912 --, Swansea untuk pertama kalinya memenangkan piala bergengsi, Piala Liga, setelah minggu lalu (24/2) mengalahkan Bradford 5-0.

Yang lebih hebat lagi, klub ini melakukan semua tanpa harus melewati suntikan dana yang berlebih dari siapapun. Tidak pula tiba-tiba klub ini dibeli oleh orang atau perusahaan super kaya. Tidak ada kamus "lebih besar pasak daripada tiang" di klub ini. Padahal di tahun 2003 mereka sudah di bibir pailit dengan utang hampir 1 juta poundsterling.

Setidaknya ada dua faktor yang sangat membantu klub ini. Seorang direktur yang cakap dan visioner. Juga keberuntungan, seperti halnya Newcastle United, sebagai satu-satunya klub di sebuah kota.

Huw Jenkins dengan dukungan pemegang saham mayoritas klub yang 20 persennya dimiliki oleh pendukung klub dipasrahi untuk mengelola klub pada tahun 2003. Yang ada dalam benak pengusaha lokal Swansea ini adalah memanfaatkan potensi sentimen pasar lokal dengan Swansea menjadi satu-satunya klub di kota itu. Ia lalu mencari manajer yang dianggap bisa memainkan sepakbola atraktif dan ikut aktif dalam transfer pemain yang dianggap bisa memainkan ide sang manajer, tetapi tersedia dengan harga murah. Ia juga mulai memikirkan pemindahan stadion ke yang lebih representatif. Revolusi pun dimulai.

Jenkins menggantungkan mimpinya setinggi langit tetapi melakukannya tidak dengan muluk-muluk. Ia melakukannya pelan-pelan. Ia sangat sabar dan penuh kewajaran. Target pertama adalah Swansea aman terlebih dahulu di liga profesional Inggris. Itu saja. Setelah stabilitas tercapai barulah target meniti tangga divisi dilakukan.

Dengan permainan yang menarik, penonton mulai kembali bahkan bertambah memenuhi stadion. Jenkins tidak bernafsu untuk membangun super besar. Cukup sesuai kebutuhan dan kemampuan kantong. Dengan 20 ribu tempat duduk sudah cukup. Kini, seiring dengan peningkatan kebutuhan, semakin banyaknya pendukung dan pemasukan dari uang TV yang meningkat sejak terutama di Liga Utama, stadion akan diperbesar menjadi 30 ribu tempat duduk. Produksi cindera mata dinaikkan dan laku. Laporan keuangan terbaru untuk tahun 2011/2012 menyebut keuntungan 14 juta poundsterling. Dan dengan kemenangan Piala Liga dan tahun depan berkompetisi di Liga Europa, hampir dipastikan keuntungan akan meningkat.

Swansea juga sangat setia dengan pemain-pemainnya. Mereka tidak begitu saja membuang pemain yang telah bersama mereka sejak di divisi bawah. Kecenderungan klub yang promosi naik ke divisi di atas mereka adalah membuang pemain lama dan membeli pemain baru yang dianggap lebih bagus. Beberapa pemain Swansea seperti Garry Monk, Leon Britton, Angel Rangel sudah bersama mereka sejak di divisi terbawah dan masih menjadi pemain utama. Mereka memasukkan pemain-pemain baru bagus dengan harga yang sangat murah, lalu menjual pemain yang memang ingin pindah dengan harga yang mahal. Semuanya dilakukan dengan pelan-pelan dan penuh perhitungan.

Tak ayal kalau Paulo Sousa, mantan manajer Swansea yang digantikan Brendan Rodgers, menyebut Jenkins adalah tonggak utama kesuksesan Swansea. Dan tak heran, "kalau tidak ada Huw Jenkins, klub Swansea kemungkinan kini tinggal nama," kata seorang pendukung Swansea tak habis-habisnya bersyukur.

Saya jadi teringat ketika waktu itu sehabis maghrib, berdiri di pantai Mumbles dengan selimut kegelapan. Hawa laut mulai terasa dingin. Saya mencoba menghayati salah satu puisi paling terkenal Dylan Thomas: Do Not Go Gentle Into That Good Night, yang saya terjemahkan sendiri menjadi "Jangan Pasrah Kepada Malam Melenakan". Konon sewaktu Thomas melihat ayahnya mendekati sakaratul maut ia menulis puisi ini untuk mendorong ayahnya agar bertahan hidup. Salah satu baitnya berbunyi: Rage, rage against the dying of the light (Lawan, geramlah melawan api yang hendak padam). Huw Jenkins melakukannya ketika api kehidupan Swansea hendak padam.

Cazorla Tegaskan Pentingnya Laga Kontra Tottenham

London - Akhir pekan ini Arsenal akan menghadapi Tottenham Hotspur. Nuansa rivalitas dan persaingan berebut tiket Liga Champions menjadikanderby London Utara itu menjadi sedemikian krusial.

Pada pertemuan pertama kedua tim musim ini, Arsenal berhasil menang 5-2 di Emirates. Akhir pekan ini, Minggu (3/3/2013), giliran Spurs yang menjadi tuan rumah di White Hart Lane.

Untuk laga tersebut, yang dipertaruhkan bukan cuma gengsi sebagaimana lazimnya laga derby. Menilik posisi kedua tim saat ini, laga nanti juga bisa berperan besar dalam perebutan tiket Liga Champions.

"Ini sangat penting, bukan cuma karena ada rivalitas besar atau karena itu adalah Tottenham lawan Arsenal, tapi juga fakta bahwa mereka adalah tim dengan pemain hebat yang sedang bersaing dengan kami dalam berebut posisi empat besar," tegas pemain Arsenal Santi Cazorla di situs resmi klub yang dikutip Sportsmole.

"Mengalahkan mereka dan masuk ke posisi empat besar dan kemudian Liga Champions, yang mana adalah tujuan kami musim ini, amatlah penting. Kami tahu seberapa berartinya hal itu dan saya harap kami bisa menjawab tantangan ini," imbuhnya.

Sampai dengan 27 pertandingan, Spurs kini menempati posisi tiga klasemen dengan 51 poin. Arsenal sementara itu berada di peringkat lima dengan 47 poin, dengan Chelsea yang ada di posisi empat dengan 49 poin memisahkan kedua tim.

"Sama seperti yang lain, saya sangat menantikan pertandingan lawan Tottenham dan saya harap kami bisa mencapai tujuan kami dalam bersaing untuk jatah Liga Champions."

"Ini akan jadi pertandingan yang amat sulit, tapi juga menarik untuk ditonton," lugas Cazorla memprediksi.

'Dukungan Suporter Akan Bantu Napoli'

Naples - Napoli akan menghadapi duel dengan tim yang terpaut enam poin di atas mereka, Juventus, Sabtu (2/3/2013) dinihari WIB. I Partenopei dilingkupi keyakinan dan percaya dukungan suporter akan berarti besar buat mereka.

"Para pendukung akan membantu kami, itu jelas," ujar gelandang Napoli, Valon Behrami, di Football Italia.

Behrami menyadari betapa pentingnya laga tersebut. Gelandang asal Swiss tersebut bahkan menyebutnya sebagai laga yang akan menentukan sejauh apa kemampuan Napoli. 

Di sisi lain, Behrami mengatakan bahwa sangat penting untuk tetap rileks menghadapi laga tersebut. Oleh karenanya, saat ini Walter Mazzarri tengah berusaha meredakan ketegangan dengan memotivasi skuatnya.

"Walter Mazzarri sangat hebat dalam membaca berbabagi momen yang telah kami lewati. Saat ini kami tengah mencoba untuk menurunkan ketegangan, karena kami tahu bahwa pertandingan seperti ini membutuhkan motivasi tersendiri."

"Ada enam poin di antara kedua klub. Jadi, pertandingan ini akan menjadi titik untuk menentukan siapa kami sebenarnya dan apa yang bisa kami lakukan."

Pada pertemuan pertama musim ini, Juve sukses menekuk Napoli 2-0. Tapi, sebagai catatan, Juve tidak pernah menang dalam lima pertemuan terakhir di San Paolo.

Napoli sukses menekuk Juve pada musim 2007/2008. Selanjutnya, pada empat musim berikutnya, Napoli menang 2-1, menang 3-1, menang 3-0, dan terakhir bermain imbang 3-3.

Bayern Rintis Kembali Jalan Jadi yang Terbaik di Jerman

Jakarta - Bayern Munich melaju ke babak semifinal Piala Jerman usai mengalahkan rival beratnya, Borussia Dortmund. Kemenangan itu membuka jalan Die Roten untuk kembali menjadi yang terbaik di Jerman.

The Bavarian selalu kalah bersaing dengan Die Borussen dalam dua musim terakhir. Tim besutan Juergen Klopp itu sukses menguasai Jerman, bahkan pada musim 2011-2012, mereka berhasil merebut double winner.

Tapi, dominasi Dortmund di kompetisi domestik itu tampaknya sudah berakhir di musim ini. Di Bundesliga Mario Goetze dkk. yang menempati posisi runner-up, tertinggal 17 poin dari Bayern di peringkat pertama.

Sedangkan di ajang Piala Jerman, Bayern berhasil membalas sakit hati atas kekalahan di babak final musim lalu usai memetik kemenangan tipis 1-0 dalam laga babak perempatfinal.

Hasil baik yang diraih oleh FC Hollywood dalam laga yang berlangsung di Allianz Arena, Kamis (28/2/2013) dinihari WIB itu, ternyata dimaknai lebih oleh preiden klub, Uli Hoeness. Dia menyebut Bayern telah merintis kembali jalan untuk menjadi yang terbaik di Jerman.

"Kami sepenuhnya layak mengalahkan Dortmund. Saya telah bertanya pada diri saya bagaimana saya bisa melewati pertandingan ini. Tapi, itu bukanlah masalah karena kami bermain baik," jelas Hoeness di situs resmi Bayern.

"Anda tak dapat bermain lebih baik dari yang kami tunjukkan dalam 20 menit terakhir pertandingan. Kami telah merintis jalan untuk kembali menjadi yang terbaik di Jerman," imbuhnya.

Atasi Sevilla, Atletico Hadapi Madrid di Final

Seville - Atletico Madrid memastikan tiket final Copa del Rey setelah menyisihkan Sevilla dengan agregat 4-3, usai berimbang 2-2 di partai leg II babak semifinal. Ini membuat derby Madrid bakal tersaji di di final Copa del Rey.

Di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (28/2/2013) dinihari WIB, Atletico memimpin ketika laga baru memasuki menit 6. Diego Costa menguasai bola dan mencari ruang tembak di tepi kotak penalti Sevilla sebelum mengirim bola ke dalam gawang.

Keunggulan Atletico bertambah di menit ke-29 melalui Radamel Falcao. Diego Costa kali ini bertindak jadi pengumpan dengan Falcao berhasil menjebol gawang Sevilla untuk melepaskan diri dari kawalan pemain lawan.

Jesus Navas menghidupkan asa Sevilla sepuluh menit berselang melalui golnya yang membuat skor jadi 1-2. Sebuah kiriman bola dari Alberto Moreno di sayap berhasil diteruskan dengan baik oleh Navas yang meneruskan dengan sepakan ke tiang jauh.

Sevilla harus bermain dengan 10 pemain pada menit 76, menyusul dua kartu kuning yang diterima Gary Medel. Ia terlihat tak terima dan sempat mempertanyakan keputusan wasit.

Pada menit injury time, Ivan Rakitic berhasil mencetak gol untuk Sevilla dan mengubah skor kini menjadi 2-2. Tapi setelah itu Sevilla harus kehilangan satu pemain lain seiring dengan dikartumerahnya Geoffrey Kondogbia akibat melanggar keras Diego Costa.

Dengan hasil tersebut maka Atletico, yang menang 2-1 dalam laga leg I lalu pun melaju dengan agregat 4-3. Di final Atletico sudah ditunggu Real Madrid yang lolos ke final usai mengalahkan Barcelona dengan agregat 4-2. Artinya, final Copa del Rey musim ini akan mengetengahkan derby Madrid.

Susunan Pemain

Sevilla: Beto; Coke, Fazio, Botia (Cicinho 70'), Alberto, Medel, Kondogbia, Navas, Rakitic, Reyes (Moral 46'), Negredo.

Atletico: Courtois; Juanfran, Diaz, Miranda, Filipe, Turan (Rodriguez 64'), Tiago (Mario Suarez 24'), Raul Garcia (Koke 73'), Gabi, Diego Costa, Falcao 

'Lewandowski Takkan Perpanjang Kontraknya'

Dortmund - Musim ini bisa jadi musim terakhir Robert Lewandowski berseragam Borussia Dortmund. Menyusul pernyataan pihak klub bahwa striker internasional Polandia itu tidak akan memperpanjang kontraknya.

Kontrak Lewandowski di Signal Iduna Park akan habis pada musim depan. Dortmund disebut telah menawarkan kontrak baru tapi sang pemain hingga kini belum juga membubuhkan tanda tangannya.

Penyerang yang sudah mencetak 21 gol di seluruh kompetisi ini tengah kencang dikaitkan dengan kepindahan ke Manchester United dan kubu rival Bayern Munich.

Direktur olahraga Dortmund Michael Zorc kini mengkonfirmasi bahwa Lewandowski akan hengkang. 

"Robert tidak akan memperpanjang kontraknya, dia akan pergi di musim panas ini atau pada musim panas 2014," ucap Zorc kepada Sky Deutschland, yang dilansir Soccer Way.

Tuesday, February 26, 2013

Giggs Menjelang Laga ke-1.000

Manchester - Sebuah rekor hebat akan dicatatkan Ryan Giggs di akhir pekan ini. Jika dimainkan saat Manchester United menghadapi Norwich City diPremier League, itu akan menjadi pertandingan ke-1.000 The Welsh Wizard di kompetisi resmi.

Giggs, 39 tahun, saat ini telah melakoni 999 pertandingan resmi di semua ajang baik level klub maupun bersama tim nasional. Rinciannya adalah 932 laga dalam seragam The Red Devils, sementara sisanya saat memperkuat timnas Wales dan tim Olimpiade Inggris Raya.

Hampir dipastikan Giggs akan mendapat pertandingannya yang ke-1.000 di akhir pekan ini. Apalagi Giggs saat ini tidak sedang dihadang cedera dan tampil memuaskan akhir pekan kemarin saat mencetak satu gol yang memberi MU kemenangan 2-0 atas Queens Park Rangers.

Giggs menjalani pertandingan profesional pertamanya saat melakoni debut bersama MU di Liga Inggris pada 2 Maret 1991 silam. Ketika itu 'Setan Merah' kalah 0-2 atas Everton, namun Giggs yang masuk sebagai pemain pengganti sudah mencuri perhatian banyak pemain senior MU.

"Paul Ince dan saya belum terlalu lama bergabung dengan MU. Kami sedang berada di hotel pada suatu malam dan memutuskan menyaksikan pertandingan. Pelatih ada di sana dan dia bilang: 'Ada anak muda bermain malam ini namanya Ryan Wilson. Lihatlah dia, dia akan menjadi sesuatu yang spesial'," sahut Garry Pallister mengingat kembali pertemuan pertamanya dengan Giggs.

"Kami melihat pemain muda yang kurus ini dengan kostum yang menggantung di tubuhnya. Tiba-tiba dia mulai melewati beberapa lawan dan menusuk melalui sayap. Anda bisa langsung tahu kalau dia adalah spesial. Dia datang untuk menjalani debut menghadapi Everton, sebuah pertandingan yang berakhir dengan kekalahan, tapi Anda tidak bisa mengambil penilaian itu padanya," lanjut mantan kapten MU itu seperti dikutip dari The Sun.

Lebih dari 20 setelah debutnya itu, Giggs masih menyisir sisi lapangan yang sama dan dengan seragam yang juga tak berbeda. Beragam rekor hebat sudah dia catatkan mulai dari pemain dengan penampilan terbanyak di Premier League, pemain dengan trofi Premier League terbanyak serta menjadi satu-satunya pemain yang selalu mencetak gol dalam 21 musim Premier League.

Giggs juga dapat gelar kebangsawanan OBE (Order of the British Empire) dan total telah mengumpulkan 33 medali. 

"Di penampilan terbaiknya, dia punya semua hal bagus yang dipunya George Best yang terbang terbang di sisi lapangan. Di beberapa tahun mendatang dia akan dibicarakan bersama dengan yang terbaik seperti Best, Bobby Charlton and Eric Cantona," lanjut Pallister.

Ryan Giggs 100 Milestone

- Pertandingan pertama: 2 Maret 1991; MU 0-2 Everton — Divisi Pertama
- Pertandingan ke-100: 7 Agustus 1993; MU 1-1 Arsenal (MU menang 5-4 lewat adu penalti) — Charity Shield
- Pertandingan ke-200: 26 Agustus 1995; MU 3-1 Wimbledon — Premier League
- Pertandingan ke-300: 22 Oktober 1997; MU 2-1 — Liga Champions
- Pertandingan ke-400: 14 Mei 2000; Aston Villa 0-1 MU — Premier League
- Pertandingan ke-500: 19 Oktober 2002; Fulham 1-1 MU — Premier League
- Pertandingan ke-600: 20 September 2004; MU 2-1 Liverpool — Premier League
- Pertandingan ke-700: 3 Maret 2007; Liverpool 0-1 MU — Premier League
- Pertandingan ke-800: 29 April 2009; MU 1-0 Arsenal — Liga Champions
- Pertandingan ke-900: 26 Februari Norwich; 1-2 MU — Premier League

Lazio: Laga Lawan Milan Penting untuk Amankan Tiga Besar

Roma - Kemenangan atas Pescara sudah meningkatkan kepercayaan diri Lazio pasca serangkaian hasil buruk. Untuk itu Biancoceleste siap menekuk AC Milan akhir pekan nanti demi mengamankan posisi di tiga besar.

Sebelum menang dua gol atas Pescara dua hari lalu, Lazio sudah hampa kemenangan dalam lima laga terakhirnya dan itu membuat posisi mereka dilewati Milan pekan lalu. Namun hasil imbang yang didapat Milan di laga derby lalu banyak membantu Lazio untuk kembali ke peringkat ketiga.

Kini mereka punya 47 poin, unggul dua angka dari Milan dan tiga angka dari Inter Milan di posisi keempat. Dengan Seri A masih menyisakan 12 pekan lagi terbuka peluang bagi siapapun untuk bisa menemani Juventus dan Napoli lolos ke Liga Champions.

Apalagi akhir pekan nanti Lazio akan melakoni laga tandang cukup berat ke San Siro untuk berduel dengan Milan yang kini jadi pesaing berat mereka di klasemen. Hasil imbang tentu akan sedikit menguntungkan Lazio namun tetap saja mereka menargetkan poin penuh untuk mengamankan posisi ketiga di klasemen saat ini.

"Kemarin kami mendapat hasil penting yang menaikkan kepercayaan diri kami dan menumbuhkan semangat di sisa musim ini," ujar gelandang Lazio Hernanes seperti dilansir Football Italia.

"Usai lima laga tanpa kemenangan, kami mendapat hasil atas usaha keras kami dan tetap berada di zona Liga Champions di mana itu adalah target utama kami," sambungnya.

"Akhir pekan nanti kamu punya laga yang sangat penting, dan yang sangat menentukan. Musim tinggal menyisakan dua bulan lagi, maka itu dari saat ini setiap laga akan menentukan dan dapat menentukan akhir musim kami," demikian Hernanes.

Verratti Kini Sudah Lebih Bernilai


Paris - Mungkin tak banyak yang tahu Marco Verratti saat ia masih bermain di Pescara. Namun, sejak direkrut oleh Paris St Germain, namanya lebih tenar dan bakatnya lebih kelihatan lagi.

Publik agak heran ketika di musim panas lalu PSG membeli pemuda Italia itu dengan harga yang tergolong besar -- konon sampai 12 juta euro. Maklum, Verratti masih 20 tahun dan Pescara pun klub bawah.

Akan tetapi, Verratti terbukti bertalenta tinggi. Dengan gaya permainan yang disebut-sebut sangat mirip dengan Andrea Pirlo, ia berhasil menjadi pemain reguler di skuat Carlo Ancelotti.

Dari 26 pertandingan liga yang telah dilakoni PSG di musim ini, Verratti sudah main 19 kali, bahkan 15 di antaranya dari menit pertama. Walaupun belum mencetak gol, tapi ia sudah menghasilkan tiga assist.

Dengaan performanya itu PSG merasa puas. Menanggapi rumor bahwa sejumlah klub termasuk Juventus ingin meminangnya, direktur PSG Leonardo buru-buru pasang membuat proteksi.

"Kami semua di sini percaya dengan Verratti. Kami tak berencana menjualnya," ujar Leonardo kepada Tuttosport seperti dilansir Football Italia.

Tak hanya itu, PSG juga kabarnya mulai memikirkan untuk memberi kontrak baru baru pemain kelahiran 5 November 1992 itu. Menurut agen si pemain, "banderol" terbaru Verratti adalah gaji 2,5 juta euro per musim. Itu berarti nilai jualnya otomatis naik.

"Tak ada kesempatan bagi tim lain untuk mengontraknya, terlebih karena dia sekarang bernilai tak kurang dari 30 juta atau 40 juta," seru Leonardo.

Welbeck: Norwich Dulu, Baru Madrid

Manchester - Pertandingan menghadapi Real Madrid tinggal kurang dari sepekan lagi, tapi Manchester United punya fokus ke laga lain terlebih dulu. Laga yang dimaksud adalah laga melawan Norwich City.

The Red Devils punya keunggulan satu gol tandang setelah menahan imbang Madrid 1-1 di Santiago Bernabeu, tapi laga masih jauh dari kata usai. United diprediksi bakal menghadapi laga yang sama ketatnya seperti di Bernabeu.

Meski demikian, fokus United bukan hanya di Liga Champions saja. Masih ada Premier League, di mana saat ini mereka tengah memimpin 12 poin atas Manchester City.

Demi menjaga keunggulan atas City, United pun bertekad untuk terus tampil konsisten. Maka, jadilah laga melawan Norwich sama pentingnya.

"Manajer dan staf pelatih terus mengatakan bahwa pertandingan selanjutnyalah yang paling penting," ucap Welbeck di situs resmi klub.

"Saya pikir, para pemain juga menanamkan itu di kepala masing-masing dan kami punya mentalitas yang sama menghadapi pertandingan berikutnya. Kami butuh menang untuk menjaga momentum."

Satu keuntungan untuk United, empat pertandingan ke depan --dua laga Premier League, satu laga Liga Champions, dan satu laga Piala FA-- akan dihelat di kandang sendiri. 

"Begitu kami bersiap untuk pertandingan melawan Real Madrid, kami akan melihat apa yang akan terjadi."

"Cukup bagus ketika kami tidak harus pergi ke mana-mana dalam empat pertandingan berurutan. Kami bisa mencoba untuk mendapatkan kemenangan di setiap laga itu," ujar Welbeck.

Lupakan Kekalahan, Barca Sudah Ditunggu El Clasico (Lagi) & Milan

Barcelona - Barcelona harus cepat-cepat melupakan kekalahan menyesakkan atas Real Madrid. Soalnya mereka sudah ditunggu dua laga berat lainnya saat harus kembali melakoni El Clasico dan juga menjamu AC Milan.

Bermain di kandang sendiri dalam laga leg kedua semifinal Copa del Rey, Barcelona menelan kekalahan cukup telak. Cuma butuh hasil imbang 0-0 untuk lolos, The Catalans dipaksa menyerah 1-3.

Meski terasa menyesakkan, hasil laga tersebut harus segera dilupakan penggawa Barca. Soalnya dalam selang empat hari ke depan mereka harus kembali berhadapan dengan El Real, dalam lanjutan La Liga Primera di Santiago Bernabeu. 

Setelah itu masih ada pertandingan berat lain yang menanti Barca yaitu saat menjamu Milan di leg kedua 16 besar Liga Champions, yang dihelat 12 Maret.

"Kami harus belajar dari ini, ada dua pertandingan penting yang akan datang dan kami harus bergerak maju," seru Cesc Fabregas di situs resmi Barcelona.

"Kami harus bisa memberikan lebih lagi, kami harus mempersiapkan diri, berpikir ke depan dan menang pada hari Sabtu," lanjut Fabregas.

Gelandang 25 tahun itu tak lupa mengucapkan terima kasih atas dukungan para fans yang tak berhenti menyemangati tim sepanjang laga tadi malam.

"Saya sangat berterima kasih kepada fans, mereka tak berhenti menyemangati kami," demikian kata Fabregas.

Persija Tinggalkan Zona Degradasi

Semarang - Persija Jakarta memetik kemenangan tipis saat menghadapi Persita Tangerang. Keunggulan 1-0 yang didapat membuat 'Macan Kemayoran' meninggalkan zona degradasi.

Persija menjalani laga kontra Persita dengan status penghuni dasar klasemen. Klub asal Ibukota itu sebelumnya cuma meraih satu kemenangan, dua kali imbang dan empat kali kalah dari tujuh laga pertamanya.

Kondisi tersebut sepertinya membuat pemain Persija langsung menggebrak di awal pertandingan yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, Selasa (26/2). Dan hasilnya adalah gol cepat yang dihasilkan Rachmat Affandi ketika laga baru berusia 12 menit.

Meneruskan umpan yang dilepaskan Robertino Pugliara, Affandi berhasil menceploskan bola ke dalam gawang Mukti Ali Raja dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Keunggulan tersebut bertahan sampai babak pertama usai.

Memasuki paruh kedua, Persita meningkatkan tekanannya. Namun beberapa kesempatan yang dipunya tuan rumah tak mampu dintuntaskan menjadi gol. Skor 1-0 untuk keunggulan Persija pun bertahan sampai laga berakhir.

Tambahan tiga poin dari pertandingan ini membuat Persija kini punya poin delapan dan naik ke posisi 13 klasemen sementara. Sedangkan Persita tak beranjak dari urutan 12 dengan telah mengumpulkan sembilang angka.

'Lewandowski Sudah Putuskan Masa Depannya'

Warsawa - Penyerang Borussia Dortmund, Robert Lewandowski, belakangan ini dikabarkan akan hengkang pada musim panas mendatang. Terkait hal ini, Lewandowski diklaim sudah membuat keputusan.

Kontrak Lewandowski di Dortmund tinggal tersisa satu setengah tahun. Sejauh ini, pesepakbola berusia 24 tahun itu belum mau menandatangani perpanjangan kontrak.

Perwakilan Lewandowski, Cezary Kucharski, memberi isyarat si pemain lebih memilih hengkang daripada bertahan di Dortmund. Kalau pun hengkang, Lewandowski niscaya tak akan kesulitan mencari pelabuhan baru karena dia kabarnya diincar Bayern Munich dan Manchester United.

"Robert sudah membuat keputusan. Tapi, cuma dia yang memutuskan kapan dia akan mengumumkannya ke publik," terang Kucharski kepada Polish TV.

"Mereka yang mengikuti karier Robert akan menyadari bahwa dia tak pernah bertahan di sebuah klub selama lebih dari dua musim," tambahnya.

"Dia kini sudah memasuki musim ketiganya di Dortmund. Pahami hal itu dan Anda akan tahu apa artinya," kata Kucharski.

Musim ini, Lewandowski tetap tajam. Penyerang berkebangsaan Polandia itu sudah membukukan 21 gol dalam 31 laga di semua kompetisi.

Pep dan Tito Sudah Kalahkan Mourinho, Roura?

Barcelona - Jordi Roura nyaris menang pada debutnya di El Clasico sebagai pelatih. Dini hari nanti saat Barcelona & Real Madrid kembali bentrok, dia punya kesempatan melakukannya, untuk mengikuti Josep guardiola dan Tito Vilanova yang sudah mengalahkan Jose Mourinho.

Akhir Januari lalu di semifinal pertama Copa del Rey, Roura nyaris memberi Barcelona kemenangan dalam lawatan ke Santiago Bernabeu. Lebih dominan dan menciptakan banyak peluang serta unggul lebih dulu melalui Cesc Fabregas, The Catalans akhirnya harus puas dengan hasil imbang 1-1.

Peluang untuk mengalahkan Madrid dan Jose Mourinho terbuka lagi, Rabu (27/2/2013) dinihari nanti. Kans tersebut terbilang lebih besar karena Blaugrana akan bermain di kandangnya sendiri, Stadion Camp Nou, dan punya bekal bagus dari laga leg pertama.

Kemenangan sekaligus didapatnya tiket final akan jadi catatan hebat buat Roura, yang musim lalu masih menjabat staff Josep Guardiola dengan tugas menganalisa kekuatan calon lawan. Selain menjaga gengsi The Catalans, diraihnya kemenangan juga akan membuat dia bisa setara dengan Josep Guardiola dan Tito Vilanova, yang sama-sama sudah memetik kemenangan atas Mourinho dan Los Merengues-nya.

Selama empat musim di Barcelona, Guardiola tercatat melalui delapan El Clasico. Rekor yang dipunya Pep sangat impresif karena dia berhasil mencatatkan enam kemenangan, sekali imbang dan sekali kalah.

Sementara Vilanova baru menjalani tiga El Clasico. Hasilnya juga tak bisa dibilang buruk karena dia mengantar Lionel Messi dkk meraih satu kemenangan, sekali imbang dan sekali kalah.

Setelah imbang di kesempatan pertama, dinihari nanti bisa menjadi kesempatan terbesar Roura untuk memenangi El Clasico dan mengikuti keberhasilan dua pelatih sebelumnya. Barca dan Madrid memang akan bertemu lagi di akhir pekan ini (La Liga), namun karena laga dilangsungkan di Bernabeu kans untuk menang bisa jadi tak sebesar laga malam nanti.

Faktanya, dua El Clasico dalam selang lima hari ini bisa jadi merupakan yang terakhir dijalani Roura. Dengan proses pemulihan yang terus berlangsung, Vilanova bakal balik ke Barcelona paling lambat di akhir Maret mendatang.

Brendan Rodgers Cari Pemain ke Rotterdam

Rotterdam - Merasa masih memerlukan tambahan pemain, manajer Liverpool Brendan Rodgers terus memantau sejumlah pemain. Terakhir ia dilaporkan melakukan scouting di Rotterdam, Belanda.

Hari Minggu (24/2/2013) lalu Rodgers ketahuan berada di kota tersebut dan menyaksikan pertandingan Feyenoord melawan PSV Eindhoven, yang berkesudahan 2-1 untuk kemenangan tuan rumah tersebut.

Diyakini ia tak sekadar menonton pertandingan tersebut, melainkan juga melihat langsung sejumlah pemain yang diincarnya.

Dilansir Skysport, salah satu yang dipantau Liverpool adalah Stefan de Vrij. Bek tengah yang juga kapten Feyenoord itu bahkan sudah ditargetkan The Reds sejak Desember lalu.

Selain De Vrij, yang juga diamati Rodgers adalah mereka yang belakangan disebut-sebut diincar sejumlah klub Eropa lain. Mereka adalah Bruno Martins-Indy dan Jordy Clasie (Feyenoord), serta duo PSV, Kevin Strootman dan Jeremain Lens.

Inter Dilaporkan Segera Rekrut John Carew

 
Milan - Inter Milan dilaporkan sedang menyiapkan kontrak jangka pendek untuk penyerang veteran Norwegia, John Carew. Jika prosesnya lancar, ia bisa langsung menjadi pemain La Beneamata.

Carew, 33, belum punya klub lagi sejak selesai bermain untuk West Ham United pada musim panas tahun lalu, Karena berstatus free agent, ia bisa kapanpun dikontrak oleh klub manapun, termasuk Inter.

Dilansir Football Italia, penyerang bertinggi badan 195 cm itu saat ini sudah berada di kota Milan untuk bernegosiasi. Ia ditawari kontrak berdurasi empat bulan dengan bayaran 300 ribu euro, atau sekitar Rp 3,8 miliar.

Inter membutuhkan tambahan penyerang setelah Diego Milito divonis absen sampai akhir musim karena cedera.

Carew pernah bermain untuk Rosenborg, Valencia dan Lyon. Ia juga sempat satu musim berkiprah di Italia, bersama AS Roma di musim 2003/2004, di mana ia tampil di 20 pertandingan Serie A dan mencetak enam gol.